Hidup ini dinamis, seperti sebuah bumi yang bulat, kadang di bawah, kadang di atas. Atau sperti air yang mengalir, kadang bedara di hulu kadang di hilir, atau bahkan terombang-ambing di lautan bebas hingga masuk ke kapal nelayan yang sedang melaut. Seperti itulah hidup, seperti guyonan, humor, dan candaan. Menikmatinya adalah cita rasa yang khas, bahkan setiap orang memiliki caranya sendiri untuk menguyoni kehidupan yang mereka jalani.
Tak seperti biasa, semakin hari semakin aneh saja. Membaca di koran, seorang pejabat hingga gila karna kehilangan uang untuk menempuh jalur cepat dalam kesuksesan politiknya. Tertawa? Tentu, ku nikmati saja berita itu. Atau seorang anak yang tega menghamili Ibunya sendiri? Geleng-geleng saja. Seperti kehidupan ini hanyalah sebuah hal yang patut dibercandai, tertawa, hilang penat, dan hilang sudah. Berlalu begitu saja, seperti tak ada hikmah yang dapat dipetiknya. Semakin hari semakin gila. Banyak yang sudah tertawa, hingga lupa untuk bercermin dirinya sendiri. Bahwa dirinya pun sudah di tertawai orang karna aibnya sendiri.
Berlanjut ku baca hingga akhir koran. Hanya guyonan kehidupan yang tertera disana. Sang wartawan mencari berita yang unik, hingga dilebih-lebihkan. Dan mau tak mau terjadi, karna kehidupan sudah seperti ini. Semakin menjadi gila dengan manusia yang hanya bercanda menghadapi kehidupannya. Serius jadi kesimpulannya? Itu terserah saja. Hanya yang berlalu tetaplah berlalu, yang sudah ya sudah, lenyap, hilang, seperti sebuah tawa yang mereda menjadi tangis. Berakhir sudah sebuah “guyonan”
5 Artikel Tebaru Dariku Hanif Ilham
- Karpet Terbuat dari 70.000 Bunga? - March 9th, 2010
- Plugins Menarik yang Ku Temui - March 6th, 2010
- Jangan biarkan SEO membunuh Blogmu! - March 3rd, 2010
- Menginstal Wordpress Di Komputermu - February 28th, 2010
- Permintaan Tukeran Link - February 25th, 2010





Komentar Barusan