Total komentar di blog ini 2119 komentar di blog, dengan rata-rata komentar 18 komentar per artikel.

Menulis Dengan Rasa


Beberapa hari ini aku terpaku pada sebuah tulisan yang selalu ingin dibaca orang. Mana Idealismu? kata hatiku yang lain, Ah, untuk apa idealis, yang penting orang senang, kata hatiku yang lain lagi. Aku cukup bimbang untuk itu. Dulu, saat blog ini terbentuk, kira-kira bulan Oktober, tapatnya tangga 31 Oktober, saya bertekad mengisi blog ini dengan sastra. Yah, walaupun saya seorang Fisikawan, tidak sedikitpun saya acuh dengan sastra. Dengan mengisi blog ini puisi dan karya cerpen saya, harapan timbul untuk mencoba konsisten. Ternyata itu pun tidak lama, saya selingkuh. Terlalu cepat memang, akhirnya blog ini menjadi gado-gado dan rujakan. Mau bagaimana lagi, hati dan pikiran ini mulai jenuh dengan sastra, kemudian saya dengan abstraksi tanpa batas mencoba  untuk mengeksplorasi hasil dari sebuah tulisan untuk pentas diatas blog. Yah, dulu sekali juga posting artikel semerawut, gak butuh itu namanya komentar, tetep saja di hajar dengan artikel-artikel kosong, dengan artian gak ada komentar. Mau bagaimana lagi? itu dulu. Sekarang? Yah, sekarang sudah berbeda, rasa sudah berganti, idealis semakin berganti, mungkin idealis baruku, menjadi blogger untuk kebahagiaan semua pembacanya, inspiratif, inovatif, pelopor, informatif, atau apapun itu. Namun, aku juga ingin kembali pada idealis lama itu. Wah, kapan yah? aku konsisten dengan Fisika dan Sastraku, semoga saja hal itu dapat terjadi. Kapan? Sampai nanti, sampai mati… >inspired by Letto<

5 Artikel Tebaru Dariku Hanif Ilham

,

  1. #1 by Hanif Ilham on January 25, 2010 - 14:13

    tarmo :

    yuph, itulah mengapa tagline blog saya “berbagi dengan kata”, pokoke semua tak bagi, mbuh curcol, opini, berita, event, publikasi, wis opo ae lah….sing penting tanpa anarki dan provokasi….ayo ngeblog, ayo berbagi..!!! salam kenal, thx dah mampir :thumbup:

    hehe, sip pak, yang penting be your self, jadilah diri sendiri apa adanya…

  2. #2 by aldy on January 25, 2010 - 15:33

    Wah kenapa harus idealis banget bro ? sesuaikan dengan taglinenya saja. Dan menulis dengan enak, dengan rasa, dengan roh, dengan jiwa. Menurut saya yang penting asyik.
    Go man….go….. :rose:

  3. #3 by tarmo on January 25, 2010 - 15:39

    he..he..saya bukan pak kaleeee

  4. #4 by Hanif Ilham on January 26, 2010 - 05:58

    aldy :

    Wah kenapa harus idealis banget bro ? sesuaikan dengan taglinenya saja. Dan menulis dengan enak, dengan rasa, dengan roh, dengan jiwa. Menurut saya yang penting asyik.
    Go man….go….. :rose:

    hehe, makasih pak de… yang penting asyik dan menarik untuk di sajikan pada pembaca… :D

    tarmo :

    he..he..saya bukan pak kaleeee

    bukan to? hehe, maaf mas tarno, kan saya tidak tahu, belum kenalan, hehe… :D

  5. #5 by tari on January 26, 2010 - 07:27

    nahhh…kalo pake nama ini gak keliatan macho kan…ha..ha..ane mbak kaleeee…

  6. #6 by Hanif Ilham on January 26, 2010 - 07:49

    tari :

    nahhh…kalo pake nama ini gak keliatan macho kan…ha..ha..ane mbak kaleeee…

    hehe, kalau begitu salam kenal mbak… maaf sudah salah berkali2… :D

  7. #7 by bundadontworry on January 26, 2010 - 10:50

    yang paling enak memang menulis dgn rasa , ttg ap yg kita kuasai namun tetap gurih kalau dibaca oleh teman2.
    salam.

  8. #8 by Hanif Ilham on January 26, 2010 - 18:33

    bundadontworry :

    yang paling enak memang menulis dgn rasa , ttg ap yg kita kuasai namun tetap gurih kalau dibaca oleh teman2.
    salam.

    wah, akhirnya bundo komentar di sini, iya, benar bundo, harus tetap di kuasai apa yang telah di tuliskan karena kalau tidak paham, ntar gak tau kalau di tanya2in, hehe… :D

  9. #9 by Mas Ben on January 27, 2010 - 15:21

    Tulisan akan menjadi bernyawa dan menularkan suasana hati yang sama, jika dituliskan pada saat yang sama dengan perasaan penulisnya :)

    Mas Ben
    hxxp://bentoelisan.blog.com

  10. #10 by lambang on January 31, 2010 - 00:48

    Fisika ama sastra?? kok kedengarannya terlalu berat, bagusan yg gado-gado ginih, hehe. .

  11. #11 by Hanif Ilham on January 31, 2010 - 22:08

    Mas Ben :

    Tulisan akan menjadi bernyawa dan menularkan suasana hati yang sama, jika dituliskan pada saat yang sama dengan perasaan penulisnya :)

    Mas Ben
    hxxp://bentoelisan.blog.com

    hehe, iya mas ben, oia, maaf linkya saya ubah, karena termasuk spam jika menaruh link secara langsung. salam.

    lambang :

    Fisika ama sastra?? kok kedengarannya terlalu berat, bagusan yg gado-gado ginih, hehe. .

    hehe, mau gak mau bro, saya sudah berada di keduanya. hehe…

  12. #12 by sewa mobil murah on February 3, 2010 - 09:19

    menulislah dengan perasaan
    itulah yg terpenting dalm sebuah karya tulis

  13. #13 by Hanif Ilham on February 5, 2010 - 17:02

    benar, saya setuju dengan anda… maka dari itu, judul diatas saya gunakan. hehe…

  14. #14 by ravimalekinth on February 8, 2010 - 05:19

    tergantung apa yang ditulis juga sih. Apakah kita menulis sastra, puisi, curhat, atau orientasi objek, tutorial, dokumentasi? Ada yang lebih perlu rasa, ada yang lebih perlu logis. Hehehe :P

    Tapi bagi saya tidak masalah mau blog gado2 kok. Ini sama seperti blog saya. Pokoknya semua topik kehidupan seputar saya, saya masukkan :P

  15. #15 by AaKrista on February 13, 2010 - 23:00

    Ordinarily, teachers are willing to check the comparison contrast essay creative writing ability of their students, however not all students can to write correctly just because of lack of writing skills or other reasons. Therefore, a custom writing service should help to compose the college essay in a short period of time.

1 ... 3 4 5
(will not be published)
[+] kaskus emoticons nartzco


Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes