Total komentar di blog ini 2150 komentar di blog, dengan rata-rata komentar 18 komentar per artikel.

Pencurian ATM Modus Baru


Setelah lelah menunggu 2 hari sekali untuk dapat menulis artikel, yah karena sebelumnya murni sebuah kisah pribadi dan puisi, maka untuk hari ini, tentu sebuah artikel yang sedikit saya edit dari Kompas.com, karena tidak lain mencari berita dan mengutipnya adalah sebagian tugas dari sebuah pembelajaran media informasi. Tentu menyebarkannya membutuhkan sumber yang harus dikutip darimana, dan kutipan tersebut tidak sepenuhnya dikutip. Menurut saya, cukup sebagian saja untuk nantinya bisa dijadikan sebuah bahan opini yang ditanggapi. Seperti itulah kira-kira.

Baca koran online, memang mengasikkan, banyak sekali informasi terkini yang bisa kita dapatkan. seperti pada kutipan berikut,

BEKASI, KOMPAS.com – Pencurian mesin dan brankas anjungan tunai mandiri atau ATM dilakukan dengan modus yang makin cerdik. Pencuri tidak lagi melakukannya dengan kekerasan, tetapi dengan bermodalkan surat pengeluaran barang palsu dari sebuah perusahaan jasa penyedia dan perbaikan mesin ATM.

Sasarannya adalah ATM milik Bank Mandiri yang dipasang di Mal Bekasi Square, Kota Bekasi.  Modus ini terungkap setelah Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Metropolitan Bekasi menangkap Arp alias Pa bin Kusnan (40).

Kepala Polres Metro Bekasi Ajun Komisaris Besar Iman Sugianto, didampingi Kepala Satuan Reskrim Polres Metro Bekasi Komisaris Budi Sartono, saat gelar perkara di pelataran Kantor Polres Metro Bekasi, Rabu (16/12) mengatakan, Arp mencuri ATM yang berisi uang sekitar Rp 125 juta. Pencurian tersebut dilaporkan terjadi tanggal 23 November silam.

”Ini modus baru karena penjahat lain biasanya mencongkel atau membobol ATM, tersangka menggunakan surat palsu,” kata Iman. ”Kami mengimbau manajemen bank, pengelola pusat perbelanjaan, dan pengelola jasa layanan ATM agar mewaspadai modus serupa ini,” tutur Kepala Polres Metro Bekasi.

Nah, jika kita lihat, semakin hari sumber daya manusia Indonesia semakin baik dalam hal intelegensi, karena pencurian kelas besar seperti diberitakan diatas adalah buktinya. Mengapa bisa demikian? Yah, karena tentu terlalu beresiko jika pencurian dilakukan dengan cara ‘grusak-grusuk’ kata orang Jawa yang berarti sembarangan, kalau tidak salah. Jika sudah mahis seperti itu, maka uang ratusan juta pun dapat raib dari atm, yang menjadi masalah itu uang siapa? Karena berbeda tentunya jika kasus bank ‘Centaur’ yang memakan uang nasabahnya sendiri. hehe, nyambungnya jauh yah?

Kemudian prosedural yang dapat ditiru. Inilah permasalahannya. Jika dalam dunia ini, sebuah prosedural hanya menjadi tiruan, atau tidak dipahami secara baik, maka dari itu dapat dikatakan orang luar yang mengerti tata caranya dapat menirunya dengan mudah, tanpa mengetahui perbedaan yang berarti. Dengan begitu, diharapkan bahwa akses informasi terutama internet diberikan secara independen agar dapat dikelola dengan baik, memberikan jadwal perbaikan atm, dan sebagainya. Jika sudah demikian, bagaimana dengan uang yang raib? Nah, anda bisa membaca selengkapnya disini, KOMPAS.COM, selamat menikmati…

5 Artikel Tebaru Dariku Hanif Ilham

,

  1. #1 by Mcmillan35REYNA on March 11, 2010 - 22:04

    People look for the example of thesis about this post. If they get know about your best selling outcome, they will credibly purchase the thesis.

(will not be published)
[+] kaskus emoticons nartzco


Get Adobe Flash playerPlugin by wpburn.com wordpress themes