Entah sejak kapan, karena malas menganalisis dan mencari, Reg Spasi muncul ke kehidupan yang aman dan tentram ini. Tak ayal merupakan sebuah hal yang memberikan dampak negatif saat Reg Spasi ini banyak bertebaran di layar kaca rumah-rumah masyarakat Indonesia. Iklan yang menarik, berisikan informasi pelayanan, bahkan terkadang iming-iming ratusan juta rupiah dapat diraih hanya dengan mengetikkan Reg Spasi XXXX ke nomer XXXX. Yah, fenomena ini makin membuat saya bingung lantaran tragedi penipuan yang telah lama diberitakan media akan Reg Spasi ini tidak juga membuat para pengiklan bangkrut. Yah, bisa anda lihat sendiri semakin banyak malahan hadir disaat asyik-asyiknya menikmati program televisi.
Reg Spasi ini memakan korban dengan biaya sms masuk yang hampir Rp2000,- dan jika ingin mengUNREG dikenakan lagi denda Rp2000,- padahal belum mendapatkan apa yang dijanjikan diiklan televisi. Saya pernah mencobanya bersama adik saya, dengan modal pulsa As Rp 10.000,- saya mengetik Reg, dikenakan Rp2000,- menerima info Rp2000,- dan selesai, saya pikir akan mendapatkan link games, atau info yang lebih berarti. Sedangkan jika di UNREG keesokan harinya, kena denda Rp2000,- lagi, jadi total udah Rp8000,- Itupun jika UNREG dinyatakan berhasil, jika tidak? sungguh sangat disayangkan jika iklan seperti ini masih saja menghantui layar kaca televisi di rumah.
Sebuah bisnis yang keras. Memang. Jika kita melihat segala aspek pro dan kontra yang timbul dimasyarakat. Maka tidak heran jika sebuah bisnis sangat kental dengan sebuah manipulasi sistem untuk dapat diterima akal oleh calon pembeli. Menghadirkan Reg Spasi di tayangan-tayangan televisi sesering mungkin mengakibatkan dampak psikologis yang berat. Saya menduga ini terjadi pada orang yang kesehariannya tidak lepas dari tayangan televisi. Bukan tidak mungkin jika mereka akhirnya tergiur dengan iklan-iklan tersebut. Terkadang ajaran agama pun diberikan disini, Reg Spasi Doa, atau semacamnya, yang mana tidak pernah ada dalam hukum agama manapun untuk berdoa, jelas dengan diri sendiri beribadah kepada Tuhan. Tidak serta merta dengan Reg Spasi semua permasalahan selesai.
Menurut hemat saya, jika Reg Spasi bisa dikurangi biaya Reg-nya, dan memberikan content yang nyata, bukan info tidak jelas semata, akan lebih baik karena jauh dari penipuan terhadap konsumen. Mungkin ini terlihat bahwa saya setuju dengan Reg Spasi dan sebagainya. Oh, tentu tidak. Saya ingin lebih menyarankan, kurangi nonton televisi, dan beralihlah pada edia informasi lainnya seperti koran ataupun online, yang mana akan sangat mengurangi bertatapan mata dengan iklan Reg Spasi yang terus-terusan menjanjikan hal-hal yang belum tentu kita dapatkan.
Jika memang perlu adanya diskusi, mungkin lebih baik, agar masyarakat secara luas yang tidak dapat menyaring informasi dengan baik lebih mengontrol keinginannya terhadap iming-iming yang tidak semestinya ada. Semoga Reg Spasi yang kurang bermanfaat tersebut dapat dikurangi atau setidaknya dihilangkan saja. Semoga bermanfaat.
5 Artikel Tebaru Dariku Hanif Ilham
- Mengenal Hadist Yuk… — August 15th, 2010
- Baca Berita yang Unik-unik — August 13th, 2010
- Walau Sebatas EDGE — August 11th, 2010
- Berbuat Baik Itu, Tak Harus Menunggu — July 18th, 2010
- Saya tak merasa seperti blogger hari ini. — July 8th, 2010



Twitter
RSS
#1 by Anas on December 23, 2009 - 12:25
Saya setu mas kalo Reg spasi dihilangkan.…. Aku dulu tidak sengaja kena Reg spasi.. pulsaku kesedot..
#2 by mikekono on December 23, 2009 - 13:04
inspiring bro
btw, untunglah saya
tak termasuk orang
yg suka reg-reg an
#3 by heru on December 23, 2009 - 14:33
yang punya pingin kaya cepat tuh :marah
#4 by Hanif Ilham on December 23, 2009 - 18:52
itulah mengapa saya tergerak untuk menulis ini, dan memajangnya agak lama, agar temen2 blogger juga lebih mewaspadainya.
namanya juga iklan bro, kalo ditulis gede2 gak laku, makanya tulisnya kecil2, hehe…
kok jari2nya lembek bos? bukannya karena keseringan nonton iklannya yang bikin jadi ikut2an yah?
lam kenal juga…
adanya reg_untung, hehehe…
yups, benar, sekarang konsumen harus lebih sadar…
kalo gitu mending kita ngeBlog aja yah? hehe…
sipp„, memang seharusnya dihilangkan saja tuh seperti itu.
#5 by Hanif Ilham on December 23, 2009 - 19:04
yups, harus selalu mengingatkan selagi kita masih bebas berpendapat…
wah, udah kaya mereka bos, hehe… makasih udah mampir…
#6 by rizal on December 23, 2009 - 21:28
ahh itu pembodohan.….jangan ikud2 deh
#7 by Alfaro Lamablawa on December 24, 2009 - 00:38
salam krnal yah mas hehehe
great posting
#8 by ceriaselamanyah on December 24, 2009 - 06:45
tul…betul…betul.…
ikalan gag mutu kok dipelihara…
btw, mau ngenalin web baru nie…
sebuah persemabahan untuk ibuku dan ibumu dan ibu-ibu lain di hari ibu.
berkunjung ya…
http://ruangperempuan.web.id/
#9 by Hanif Ilham on December 24, 2009 - 07:30
betu, betul, hehe„, siapa juga yang mau dibodohin yh? tapi tetep aja tuh banyak berseliweran diTV2…
iyo2, salam kenal juga yah… thanks…
wah, gaya bicara, tul, betul, betu, jadi ingat film kartun ipin dan upin, hehe…
ok2… nanti saya kunjungi kok mbak… makasih udah mampir… :shakehand2
#10 by nico on December 24, 2009 - 21:49
bener bro… saya juga geram.. apalagi xl tch, gila cuman pencet tombol 5 aja udah bisa kena RBT.. ortu gw kena lagi…
#11 by Hanif Ilham on December 25, 2009 - 07:24
nah, itu juga masalahnya„, sekarang targetnya orang2 yang gak paham sama begituan, tapi malah kena imbasnya. kasihan bro…
#12 by fauzikun on December 25, 2009 - 08:20
untungnya gede sih gan, makannya makin banyak aja tuh reg spasi .…
ngecek pulsa aja sekarang mah pasti suka ada dibawahnya reg spasi :hoax
#13 by Hanif Ilham on December 25, 2009 - 15:17
yups, bener, promosi gencar-gencaran tuh, sayangnya kita juga gak mau tertipu lagi.
#14 by kips on December 26, 2009 - 12:53
Kadang suka kasihan bagi mereka yang terjebak dengan “reg spasi” Gak tahu kenapa? Mungkin ini hanya pandangan pribadi saya bahwasannya hal tsb tidak ada untungnya sama sekali kecuali bagi si mpunya hajat.
#15 by Hanif Ilham on December 26, 2009 - 17:33
hehe, untungnya mungkin emang gak ada, atau kita saja yang tidak mengerti dimana untungnya? sampai detik ini saya juga gak ngerti dimana untungnya. hehehe