<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>BeD - BoY &#187; bontang</title>
	<atom:link href="http://bed-boy.com/tag/bontang/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://bed-boy.com</link>
	<description>Story From Bed, Everythings and Anythings</description>
	<lastBuildDate>Sun, 15 Aug 2010 00:15:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.0.1</generator>
<image>
<link>http://bed-boy.com</link>
<url>http://bed-boy.com/wp-content/cbnet-favicon/fav3.ico</url>
<title>BeD - BoY</title>
</image>
		<item>
		<title>Liburan Di Kalimantan</title>
		<link>http://bed-boy.com/liburan-di-kalimantan.html</link>
		<comments>http://bed-boy.com/liburan-di-kalimantan.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Jan 2010 01:00:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Hanif Ilham</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bontang]]></category>
		<category><![CDATA[kalimantan]]></category>
		<category><![CDATA[liburan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://bed-boy.com/?p=506</guid>
		<description><![CDATA[Tak terasa sudah, sudah sejak 18 Februari 2009, aku berada di Kalimantan, tulisan ini juga tidak tepat aku tulisakan untuk postingan tanggal ini, ku buat schedule agar liburanku tetap teratur tidak dikejar-kejar deadline update artikel di blog. Mungkin karena kisah liburanku ini jauh dari kesan mewah, jauh juga dari kesan petualangan di kampung, karena aku [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="tweetmeme_button" style="float: right; margin-left: 10px;">
			<a href="http://api.tweetmeme.com/share?url=http%3A%2F%2Fbed-boy.com%2Fliburan-di-kalimantan.html"><br />
				<img src="http://api.tweetmeme.com/imagebutton.gif?url=http%3A%2F%2Fbed-boy.com%2Fliburan-di-kalimantan.html&amp;style=normal&amp;service=bit.ly" height="61" width="50" title="Liburan Di Kalimantan" alt=" Liburan Di Kalimantan" /><br />
			</a>
		</div>
<p>Tak terasa sudah, sudah sejak 18 Februari 2009, aku berada di Kalimantan, tulisan ini juga tidak tepat aku tulisakan untuk postingan tanggal ini, ku buat schedule agar liburanku tetap teratur tidak dikejar-kejar deadline update artikel di blog. Mungkin karena kisah liburanku ini jauh dari kesan mewah, jauh juga dari kesan petualangan di kampung, karena aku bukan di kampung walau liburan adalah pulang kampung dari kota yang penuh hingar bingar fasilitas lengkap, di sini aku jauh deri kesan itu. Liburanku di Kalimantan, pulang ke rumah, kangen rasanya, rindu yang telah terobati.</p>
<p>Menjadi mahasiswa juga bukan pilihan mudah, untuk apa hidup jika mudah dilalui? sayangnya kalimat motivasi itu sudah tak asing bagiku tapi asing bagi jiwaku. Sukarnya mengejar prestasi, sampai berfikir mungkin aku bukan yang berprestasi. Sukarnya ingin berhasil, sampai berpikir mungkin aku bukanlah orang yang berhasil. Sukarnya untuk hidup tenang, mungkin aku pribadi membawa masalah. Semua serangan jiwa itu menghampiri seluruh otakku. Perlahan dan pasti, cepat dan keroyokan, seakan diri ini berada di tengah arus samudra hingga menghadapinya butuh tenaga super ekstra. Banyak yang bilang kuliah itu bagian dari penduduk yang 3% dari penduduk Indonesia, tapi aku juga tak merasa begitu. Apa orak ini sudah kandung resah? Akhirnya ku putuskan berlibur sejenak, tenang di kota kelahiran, tanpa harus sumpek karena aku bisa melepas rindu dengan adik-adikku, dan orang tuaku, sejenak saja.</p>
<p>Kotaku, kota yang aneh, berada di garis khatulistiwa menjadikannya kota yang ulit di terka atas cuaca, musim karena kadang hujan pagi hari, panas siang hari, hujan lagi malam hari. Hujan kan berkah dari Allah? yah, benar, tapi panas kan juga berkah, karenanya ada keseimbangan, maaf keluar dari topik. Kotaku terletak di dekat laut, walau tak banyak pantai bagus seperti di pulau jawa, juga dekat dengan bukit tinggi, walau tak sebagus di bogor dan bandung. Panas? yah, itu resiko berada di khatulistiwa, mungkin pernah merasakan panasnya Jogja atau Surabaya? kotaku mungkin lebih panas. walau bukan panas polusi, murni matahri, hitamnya kulit? wah, kulit saya sudah menghitam nih, hehe.</p>
<p>Kotaku kota Indusri, kelapa sawit, di kota sebelah, batu bara juga di kota sebelah, minyak di kota sebelah juga, kotaku apa? kotaku penghasil pupuk kimia, olahan, atau di sebut pupuk pabrik, itu sebutanku loh, hehe, dan juga gas alam, sayangnya bukan kota wirausaha, sehingga mall hanya ada 3 di kota ini, itu juga jauh dari bayangan mall besar di kota besar, maklum, investor takut rugi memberikan mall besar-besar, penduduknya kan tidak banyak, lagian jika musim libur anak sekolah, belanja besar-besaran juga dilakoni di kota tetangga, maklum kota tetangga sudah Ibukota Provinsi, jadi mall besar sudah sampai disana.</p>
<p>Penduduk asli? Bingung aku ditanya begitu. Wong, orang tua saya perantauan, saat musim transmigrasi besar-besaran tempo tahun 1980an, dan ekspansi, bahasa kasarnya begitu, menjadikan penduduk asli semakin sulit di temui, kalaupun ada, sudah tidak murni lagi, karena campuran antara penduduk asli dan pendatang. Bahasa? Jangan harap seperti di Jawa yang kebanyakan bahasa jawa, disini, bahasa campur aduk, anda mungkin akan kaget mendengar atau bertemu dengan orang berbahasa bugis, dan banjar (banjarmasin), apalagi jawa. Karena pencampuran sebagai pendatang inilah yang menjadikan bahasa penduduk asli pergi entah kemana. Sampai 20 tahun umur saya juga belum pernah mendengar bahasa asli. Walau banyak yang bilang, bahasa banjarmasin, bahasa kalimantan juga. Saya juga belum paham akan hal ini.</p>
<p>Kemudian, makanan khas? apa yah? sama kalau ini bingungnya, gak usah dijelasinnya, setahuku sih Amplang, karena Khas dari kalimantan, walau sebenarnya saja juga kurang paham, saat saya bilang amplang adalah makanan khas sana, seorang teman mengatakan, “wah, sudah banyak di temui” yah, rada aneh juga akhirnya mau bilang khasnya apa. Akhirnya saya berniat untuk membeli oleh-oleh dan mencarinya apa yang khas, masih terus berpikir, apa yah?</p>
<p>Mungkin liburan ke kampung halaman adalah hal biasa. Namun berkumpul dengan keluarga di kota penuh kenangan adalah hal yang luar biasa. Karena kebersamaan, rasa kekeluargaan yang kini kurasakan sangat menyenangkan. Walau nanti harus kembali lagi berjuang di kota besar, setidaknya ada penghargaan yang ingin segera ku raih untuk keluargaku, semoga saja cepat terwujud, amin.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://bed-boy.com/liburan-di-kalimantan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>55</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
